Submissions Guidelines

The Dionysian is constantly looking for new and upcoming playwrights while also presenting established playwrights. Any content is fair-game, as we would like to present a range of styles and themes, whether it be two lines of dialogue or a stream of consciousness monologue. We want to showcase your work.

Read more

Playwright

We can only accept plays we haven't been sent before. While we appreciate enthusiasm, please don't send us the same play twice.

Learn more

7 Trik Belajar Bahasa Inggris Biar Nggak Stuck

belajar bahasa inggris di LC

Belajar Bahasa Inggris dan bisa jago, bikin kamu tampak lebih keren loh!

Nggak heran kalau orang-orang yang pinter bahasa inggris pasti punya rasa percaya diri yang lebih tinggi. Nah, bagaimana kalo kamu sudah belajar mati-matian dari A sampai Z tapi kemajuannya cuman sedikit?

Well, mungkin ada yang salah dengan metode atau teknik belajar bahasa inggris yang sedang kamu lakoni. Kalo masih stuck disitu-situ aja, kamu bisa menggunakan rahasia teknik berikut biar belajar jadi lebih gampang dan bikin kamu jadi makin jago.

Belajar Bahasa Inggris Dengan Teknik Immersion

Teknik yang paling umum digunakan adalah Immersion.

Pernah denger kampung inggris, kan? Teknik immersion inilah yang digunakan dalam belajar bahasa inggris di kampung tersebut.

Jadi, teknik tersebut dilakukan dengan membuat lingkungan yang akhirnya memaksa kamu untuk menggunakan bahasa inggris.

Terus bagaimana dong untuk belajar dengan teknik ini? Selain pergi ke Pare, kamu bisa kok belajar dengan teman. Misalnya, di hari Kamis kalian akan menggunakan bahasa inggris. Atau kalau lagi asik ngobrol sesuatu yang bersifat rahasia, kalian bisa rumpi di kelas dengan menggunakan bahasa inggris.

Well, ada banyak cara bagaimana kalian menciptakan suasana belajar dengan menggunakan bahasa inggris.

Distributed Practice

Sedikit tapi sering, ini adalah makna dari teknik Distributed Practice. Mungkin, alasan kenapa kamu sulit menangkap materi bahasa inggris adalah karena memang dipaksa dijejalkan seluruh materi secara marathon dalam waktu yang sangat singkat, sehingga gampang lupa.

Berbeda jika kamu belajar sedikit tapi sering, atau rutin. Misalnya, dalam sehari ada sesi 30 menit untuk menggunakan bahasa inggris.

Kamu bisa latihan debat bareng temen, latihan speaking 30 menit setiap hari, itu lebih efektif ketimbang satu kali seminggu tapi full pagi sampai sore belajar.

Practice Tests

Baru-baru ini, peneliti A.S. menunjukkan bahwa dengan ujian praktek, maka dapat membantu mengasah otak untuk mengingat dan mengulas seperti apa hasil pembelajaran. Cara praktik ini juga bisa diterapkan sendiri.

Misalnya, kamu bisa mencatat apa saja vocabulary yang sudah kamu kumpulkan hari ini. Kemudian, esoknya kamu bisa menggunakannya dalam percakapan sehari-hari untuk mengasah otak apakah kamu lupa atau tidak.

Social Learning, Belajar Bahasa Inggris Lewat Komunitas

Jaman sekarang, kamu nggak perlu jauh-jauh ke Australia atau Amerika cuman untuk dapetin temen bule. Ya, kamu bisa menggunakan media sosial untuk masuk ke berbagai komunitas yang kamu gandrungi.

Kalau kamu suka camping atau mendaki misalnya, ada banyak grup dengan native speaker yang siap berteman denganmu. Kalian bisa sharing tentang budaya satu sama lain, jadi conversation bakalan nggak ada habisnya.

Belajar Bahasa Inggris Inggris Dengan Flash Cards

Salah satu teknik belajar yang paling bagus adalah Flash Card karena terbilang mirip dengan ujian praktek. Kartu ini akan membantu membangun memori untuk berpikir cepat.

Implicit Learning

Teknik ini bisa kamu lakukan biar belajar bahasa inggris tetep asik, karena secara tidak sadar otak akan menyerap informasi yang dibutuhkan. Tekniknya tidak jauh berbeda dengan teknik immersion.

Caranya adalah dengan membiasakan diri melihat film bahasa inggris atau juga radio.

Oleh karena itu, kamu musti sering-sering tuh dengerin radio.

Abundance of Information

Cara terakhir untuk kamu yang kepengen belajar bahasa inggris adalah belajar dengan dukungan dari alam bawah sadar. Alam bawah sadar bakalan menyerap seluruh informasi dan tindakan yang lebih cepat.

Misalnya, kamu bisa mendengarkan lagu bahasa inggris, orang ngomong di radio dengan menggunakan bahasa inggris, melihat film bahasa inggris, materi baca, atau berteman dengan native speakers.

Nah, sekarang kamu jadi tahu apa aja dong teknik biar kamu makin jago dalam berbahasa inggris. Menurut kamu, mana sih teknik yang tepat?

Games Android Buat Belajar Bahasa Inggris Asik

 

belajar bahasa inggris di LC

Belajar Bahasa Inggris bisa dicapai dengan belajar di tempat kursus, seperti di Kampung Inggris atau lembaga pendidikan non formal lainnya. Sebagai bahasa universal, ada banyak cara bagaimana kamu bisa makin jago menggunakan bahasa inggris.

Untuk kamu yang harus bekerja, punya target kerja di luar negeri, nggak ada waktu belajar yang banyak, kamu bisa coba beberapa aplikasi android berikut untuk meningkatkan kemampuanmu.

Learn to Speak English with Busuu

Yang pertama, coba kenalan dulu dengan Busuu, yuk!

Nama aplikasi Android yang satu ini terbilang panjang, tapi yang jelas cukup bermanfaat untuk kamu yang punya harapan besar agar bisa jago bahasa inggris.

Dalam aplikasi tersebut, ada berbagai fitur tersedia untuk membantu meningkatkan kemampuan berbahasa inggris yang kamu miliki. Misalnya, ada fitur vocabulary, speaking, dan grammar. Nah, tinggal download dan pelajari deh.

Hello English, Belajar Bahasa Inggris Dengan Games

Aplikasi Hello English juga bisa menjadi salah satu pilihan buat kamu yang ingin menggunakan ponselmu sebagai media untuk belajar.

Ya, selain belajar, kamu juga bisa loh bermain di bagian fitur games, tanpa menyadari bahwa sebenarnya kamu lagi belajar disana. Tak hanya itu, aplikasi ini juga mengijinkan parapenggunanya untuk melakukan diskusi dengan pengguna Hello English yang lainnya.

Learn English Grammar Quickly

Salah satu aplikasi yang bermanfaat tentunya, dimana anda bisa mempelajari bahasa inggris dengan cara yang mudah. Selain dimudahkan dalam belajar bahasa inggris, pelajaran jadi terasa lebih menarik jika disuguhkan melalui bentuk aplikasi.

Pada aplikasi ini, kamu bisa Belajar Bahasa Inggris setelah belajar tentang grammar, speaking dan lainnya. Apalagi aplikasi ini juga punya kuis yang siap bikin kamu merasa tertantang untuk mencobanya.

Belajar Bahasa Inggris Pakai Memrise

Apa sih aplikasi Memrise ini? Memrise ini punya banyak manfaat untuk kamu yang lagi belajar bahasa inggris. Di aplikasi tersebut, kamu akan diajarkan bagaimana caranya memahami kosa kata yang ada. Tak hanya itu, aplikasi ini juga punya banyak cara kreatif dan menarik yang bikin kamu lebih mudah memahami berbagai kosa kata bahasa inggris. Nah, aplikasi ini cocok untuk kamu yang lagi pengen memperbanyak berbagai kosa kata.

Listen and Speak

Aplikasi ini menjadi salah satu aplikasi yang cocok untuk kamu yang pengen pinter ngomong bahasa inggris. Listen and Speak didesain khusus supaya para pengguna bisa meningkatkan kemampuannya dalam mengucapkan kata tertentu.

Jadi, pertama kamu akan mendengarkan sebuah kata terlebih dahulu, lalu menirukan bagaimana mengucapkan kata tersebut. Jadi, cara pronunciation kamu bisa lebih baik dari sebelumnya.

Basic English for Beginners

Aplikasi selanjutnya yang membuat para penggunanya harus membayar dengan harga terjangkau adalah Basic English for Beginners. Aplikasi ini didesain khusus dengan tampilan yang menyenangkan, simpel, dan terbilang mudah. Dalam aplikasi tersebut, ada banyak fitur tersedia yang siap bikin kamu lebih asik Belajar Bahasa Inggris. Kemudian, ada tes yang siap bikin kamu mampu mengukur sejauh mana pemahaman yang sudah kamu terima.

Voxy, Belajar Bahasa Inggris Pakai Feedback

Aplikasi android ini juga bisa jadi pilihan kamu. Voxy hadir untuk menambah pengetahuan bagi para pemula dalam bahasa inggris atau yang sudah mengenal bahasa inggris lebih baik dibanding yang lain. Aplikasi tersebut bisa digunakan untuk belajar sendiri, sesuai dengan tujuan dan juga minat kamu.

Beberapa fitur menarik yang diberikan Voxy adalah fitur tutor dimana kamu juga akan mendapatkan feedback atau review seperti apa hasil belajar yang sudah kamu raih. Voxy bisa dinikmati kapanpun baik dari perangkat Android atau iOS.

Ulasan Materi Conditonal Sentences Jelas dan Lengkap

Conditonal Sentences Jelas dan Lengkap

Conditional sentences itu apa? Untuk belajar conditional sentences, kamu bisa simak beberapa kalimat dalam bahasa Indonesia berikut ini:

“Mungkin kalau aku bilang semuanya ke kamu dulu, kita masih bisa berteman.”  (Kalimat seperti ini terdengar seperti penyesalan, karena si pembicara faktanya tidak pernah menceritakan apa yang ingin ia ungkapkan sehingga pertemanan mereka harus berakhir)

“Andai aku belajar dengan sungguh-sungguh, pasti aku bisa dapetin beasiswa itu.”

Nah, seperti itulahpenggunaan conditional sentences, yaitu merupakan kalimat pengandaian.

Aturan Dalam Penggunaan Conditional Sentences

Walaupun conditional sentences dibagi dalam tiga tipe, penggunaan kalimat ini selalu terdiri dari “IF CLAUSE” dan “RESULT CLAUSE”. Berikut penjelasan dari masing-masing tipe:

1. Jika yang terjadi adalah benar saat ini ( simple present) atau di masa depan (future)

Contoh conditional sentences dalam bentuk present:

If I have enough time, I write a letter for you every week

(Kalau aku punya waktu, aku menulis sebuah surat buat kamu setiap minggu)

If I don’t have enough time to sleep, I always lose my focus

(Kalau aku kurang tidur, aku selalu nggak bisa fokus)

Contoh conditional sentences dalam bentuk masa depan, yaitu ditandai dengan kata “Will”:

If I have enough money, I will send some to my parents every week

(Jika aku punya uang yang cukup, aku akan mengirim beberapa untuk orang tuaku setiap minggu)

If I have enough time tomorrow, I will come to your house

(Kalau besok aku punya waktu cukup, aku bakal mampir ke rumahmu)

Jadi, untuk menggunaan conditional sentences yang benar-benar terjadi pada present atau future, maka dibutuhkan If clause dalam bentuk simple present dan Result clause dalam bentuk simple present atau simple future.

2. Jika yang terjadi adalah tidak benar sekarang ini atau di masa depan

Simak contoh berikut:

If I had enough time now, I would sleep at your home

(Kalau saja aku punya waktu luang sekarang, pasti aku bakalan tidur di rumahmu) Fakta yang terjadi adalah, sekarang ini aku tidak punya waktu luang, sehingga mustahil untuk bisa tidur di rumahmu.

If you were here right now, we would watch the movie together

(Kalau saja kamu ada disini sekarang, pasti kita bakalan nonton film bareng) Faktanya adalah kamu tidak ada disini sekarang, jadi aku nonton film tersebut sendirian.

If I were you, I would not invite them to the party

(Kalau aku jadi kamu, aku nggak bakalan mengundang mereka ke pesta) Faktanya, kamu malah mengundang mereka datang ke pesta yang kamu selenggarakan.

Jadi, untuk menggunakan conditional sentences yang tidak terjadi saat ini atau di masa depan, maka dibutuhkan If clause dalam bentuk simple pastdan Result clause dalam bentuk would + simple form.

3. Jika tidak pernah terjadi di masa lalu

Simak contoh berikut:

If I had prepared, I would have passed the interview

(Kalau aja aku persiapkan, aku pasti sudah lulus wawancara) Faktanya, aku tidak ada persiapan. Makanyajadi gagal tes wawancara waktu itu.

If I had not hike the cliff, I would not have broken my legs

(Kalau saja aku tidak mendaki tebing itu, pasti kakiku tidak patah) Faktanya, aku mendaki tebing tersebut dan terjadilah insiden patah kaki karena terjatuh atau lainnya waktu itu.

Jadi, untuk menggunakan conditional sentences yang menjelaskan kondisi yang tidak pernah terjadi di masa lalu, maka dibutuhkan If clause dalam bentuk past perfect dan Result clause dalam bentuk would have + past participle.

Nah, sekarang kamu jadi mengerti lebih mudah bagaimana menggunakan conditional sentences, bukan? Semoga membantu! Baca artikel selanjutnya di kampung inggris.

Ulasan Lengkap Tentang Passive Voice Beserta Contoh

passive voice

Passive voice adalah salah satu materi Bahasa Inggris yang sulit dipahami bagi beberapa pelajar. Sama seperti kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia, passive voice digunakan ketika kita ingin menekankan verb atau kata kerja dan juga objek dalam sebuah kalimat, bukan subjeknya. Maksudnya, penggunaan passive voice seringkali digunakan dalam kalimat ketika posisi subjek bukan prioritas, ketika subjek sendiri juga tidak diketahui.

Contoh:

My car was stolen (Mobilku dicuri!)

Objek dalam kalimat tersebut adalah “My car”, yang kemudian menjadi subjek, sedangkan action atau verb adalah “was stolen”.

Forty people were killed in the bomb tragedy  (Empat puluh orang tewas dalam tragedi bom)

Dalam contoh tersebut, kalimat aktifnya bisa seperti “Someone killed forty people in the bomb tragedy”, namun karena tidak ketahui siapa subjeknya, sehingga bisa menggunakan kalimat pasif atau passive voice.

https://www.youtube.com/watch?v=nkAyggAM1q4

Penggunaan The Passive Agent

Semua yang berkaitan dengan passive voice bukan berarti tidak memiliki subjek atau tidak diketahui subjeknya. Jika subjek ternyata ada dan kita tahu siapa subjeknya, maka kita bisa meletakkan subjek tersebut di akhir kalimat dengan menambahkan by. Nah, inilah yang disebut dengan agen.

Misalnya:

The theory of relativity was revealed by Albert Einstein (Teori relativitas dikemukakan oleh Albert Einstein)

Dalam contoh tersebut, maka agent yang dibicarakan adalah Albert Einstein.

Mengapa beberapa pihak terkesan untuk menghindari penggunaan passive voice? Faktanya, beberapa editor menyarankan lebih baik menggunakan active voice. Hal ini dikarenakan menggunakan active voice ternyata membuat tulisan jadi lebih jelas dan tidak terkesan sulit dimengerti.

Coba bandingkan tulisan antara passive voice dan active voice dalam kalimat berikut:

Active: While Mr. Park was busy in his office, his secretary called him and told him about his business schedule. (Ketika Tuan Park sedang sibuk di kantornya, sekretarisnya menelpon dan memberitahunya tentang jadwal bisnisnya.)

Passive: While Mr. Park was sleeping in his office, he was called and told about his business schedule by his secretary.

Lihat? Tentu jauh lebih mudah memahami struktur kata atau kalimat dalam bentuk active voice daripada dalam bentuk passive voice bukan? Nah, jika ingin menggunakan kalimat yang panjang dan kita tahu siapa subjeknya, maka lebih baik menggunakan active voice.

Penggunaan active voice juga sering digunakan untuk melaporkan sesuatu atau menyatakan sebuah fakta, berikut contohnya:

The campground A was closed this morning due to the bad weather (Area perkemahan A ditutup pagi ini karena cuaca yang buruk)

Many fossils of dinosaurs is found in Town B (Banyak fosil dinosaurus ditemukan di kota B)

Cara Membuat Passive Voice

Perlu diingat bahwa passive voice bukanlah sebuah tense dalam Bahasa Ingris. Tentu setiap tense punya masing-masing passive voicenya sendiri karena dibuat dari Auxiliary verb, yaitu to be + V3, berikut penjelasannya.

Tense Auxiliary Verb Contoh Arti
Present simple Am, is, are + V3 This laptop is made in China Laptop ini dibuat di China
Present progressive Am, is , are  + being + V3 I am being hired in this company Aku sedang dipekerjakan di pabrik ini.
Past simple Was, were + V3 You were invited in her wedding party. Kamu diundang di pesta pernikahannya.
Past Progressive Was, were, being + V3 Your car was being stolen while you were in your office Mobilmu dicuri ketika kamu sedang berada di kantor.
Future Will be + V3 Or Am, is, are + Going to be + V3 The file will be submitted tomorrow. A real castle is going to be built few days ahead for this movie Filenya bakal dikumpulkan besok. Sebuah kastil beneran bakalan akan dibangun beberapa hari lagi untuk pembuatan film ini.
Present perfect Has, have + been + V3 His painting has been sold for $300,000 Lukisannya sudah terjual seharga $300,000
Past Perfect Had + been + V3 All actresses had been auditioned before the movie produced. Semua aktris telah diaudisi sebelum film diproduksi.
Future perfect Will + have been + V3 The document will have been checked by the time the CEO comes here. Dokumennya akan diperiksa ketika CEO datang kesini.